Lowongan: Manajer Konten

Di era pandemi di mana kita semua sebisa mungkin bekerja dan beraktivitas dari rumah, ditambah dengan dinamisnya perilaku masyarakat Indonesia dalam menghadapi COVID-19, keberadaan konten yang edukatif dan menambah wawasan terkait perilaku manusia menjadi kian penting untuk dikedepankan.

Oleh karenanya, advislab mencari Manajer Konten untuk bergabung di tim kami.

Berikut hal-hal yang akan menjadi pekerjaan dan tanggungjawab Manajer Konten advislab:

  1. Membuat rencana konten untuk kanal komunikasi advislab, termasuk di antaranya blog, Instagram, LinkedIn, dan newsletter.
  2. Mengeksekusi rencana konten tersebut.
  3. Menyunting tulisan dari kontributor lepas untuk dipublikasikan di blog.
  4. Mengambil intisari dari tulisan-tulisan yang dipublikasikan di blog maupun konten Kelas Advislab untuk diadaptasi ke platform lain, seperti Instagram, LinkedIn, dan newsletter.
  5. Mendesain, atau bekerjasama dengan desainer grafis, untuk membuat konten visual yang sesuai dengan panduan gaya dan jenama advislab.

Kandidat ideal yang kami cari adalah:

  1. ketertarikan di bidang ekonomi/ilmu keperilakuan;
  2. pengalaman mengurus dan menciptakan konten media sosial;
  3. kemampuan untuk mengoperasikan perangkat lunak atau aplikasi yang berkaitan dengan manajemen konten, terutama WordPress dan Sendinblue/Mailchimp;
  4. kemampuan berkomunikasi yang sangat baik;
  5. kemampuan untuk menilai mana konten teks dan visual yang baik dan tepat sasaran, dan mana yang tidak;
  6. kemampuan untuk membuat konten visual menggunakan Adobe Photoshop/Illustrator akan menjadi nilai tambah;
  7. bisa berbahasa Indonesia dan Inggris dengan baik dan benar, dalam bentuk tulisan dan juga verbal;
  8. pendidikan formal di bidang ekonomi/ilmu keperilakuan, psikologi, dan/atau pemasaran akan menjadi nilai tambah;
  9. kedisiplinan untuk bekerja jarak jauh, inisiatif tinggi (“self-starter“), dan ketertarikan untuk mengasah kreativitas dan pemikiran kritis.

Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum Anda mendaftar:

  1. Posisi yang hendak Anda isi ini bersifat paruh-waktu (5-7 jam seminggu) dan tidak berbayar (voluntary). Hal ini dikarenakan advislab baru berdiri dan layanannya belum berjalan secara optimal akibat adanya pandemi COVID-19. Kendati demikian, kami sudah mulai bergerak untuk membagi informasi dan ilmu pengetahuan terkait ekonomi perilaku melalui blog, media sosial, dan kelas daring. Inilah mengapa posisi yang Anda lamar akan memegang peranan penting dalam cita-cita advislab memperkenalkan ekonomi keperilakuan di Indonesia.
  2. Kendati kami sebut posisi ini voluntary, Anda tetap akan mendapatkan sedikit honor dari advislab untuk mengganti sejumlah biaya yang esensial dalam melakukan pekerjaan, seperti pulsa internet, makan dan minum, serta biaya transportasi untuk rapat (saat pandemi telah berakhir nanti).
  3. Kami tidak menetapkan jangka waktu kerja Anda di advislab sehingga hal ini masih terbuka untuk diskusi. Namun, kami sarankan jangka waktu kerjanya minimal tiga bulan agar kita bisa mengenal satu sama lain dan belajar bersama soal ekonomi keperilakuan.
  4. Sebagai salah satu staf advislab, Anda akan berkesempatan untuk terlibat dalam proyek komersial jika layanan advislab digunakan oleh sebuah organisasi/perusahaan. Jika Anda tergabung dalam proyek seperti ini, Anda akan mendapatkan honor per proyek (project-based fee) berdasarkan peranan Anda di proyek tersebut.
  5. Remunerasi non-finansial:
    • akses ke semua kelas daring advislab selama tahun 2020-2021 (termasuk jika Anda sudah tidak bergabung di advislab lagi)
    • surat rekomendasi untuk mendaftarkan pekerjaan, sekolah, atau beasiswa saat nanti dibutuhkan 
    • akses ke sejumlah sumber daya ekonomi keperilakuan (handbook, artikel akademik, kursus daring, dsb.)

Jika Anda tertarik untuk mendaftar, mohon kirimkan informasi berikut ke alamat [email protected] dengan subyek: Bergabung – Manajer Konten.

  1. Daftar riwayat hidup terbaru (boleh dalam bentuk tautan LinkedIn maupun file PDF)
  2. Alasan ingin bergabung di advislab sebagai Manajer Konten
  3. Bias kognitif yang paling menarik menurut Anda, dan alasannya 😉